IA TELAH BANGKIT SAMA SEPERTI YANG TELAH DIKATAKANNYA
Perkataan ini adalah perkataan malaikat kepada Maria Magdalena dan Maria yang lain (Ibu Yakobus) ketika menjelang fajar menyingsing mereka pergi untuk melihat kubur Yesus. Tetapi mereka kemudian disambut oleh malaikat dan berkata bahwa Yesus telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakanNya.
Ada beberapa hal luar biasa yang kita bisa merenungkan dari perkataan malaikat tersebut: “Ia telah bangkit, sama seperti yang dikatakan-Nya.”
I. Ia telah bangkit, sama seperti yg telah dikatakan-Nya, membuktikan bahwa Yesus tidak berdusta.
Seandainya Yesus tidak bangkit dari antara orang mati, maka semua yang dikatakan-Nya adalah kebohongan belaka. Tetapi syukurlah bahwa Yesus bangkit dari antara orang mati, jadi semua yang dikatakan-Nya adalah benar.
Untuk itu orang percaya dapat berpegang kepada semua perkataan Yesus / firman Allah, karena Ia tidak bohong. Apa yang dikatakan-Nya: Ia dan Amen, Bil. 23:19.
Jangan berpegang kepada kebohongan Iblis, misalnya: Allah membenci engkau, engkau tidak berharga, engkau tidak akan pernah berhasil dalam melakukan apapun dll
II. Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya, menjelaskan betapa luar biasanya kuasa perkataan dengan iman.
Benarlah Amsal 18:20-21 – mati hidup dikuasai lidah (perkataan) siapa suka menggemakannya/memperkatakannya akan memakan buahnya.
Contoh: Abraham, ketika Allah menguji kepercayaannya untuk mempersembahkan Ishak, anaknya yg tunggal, yg dikasihi Abraham sbg korban bakaran di gunung Moria, ia mengatakan kepada bujangnya: tinggallah kamu disini…kami akan kembali kepadamu. Selanjutnya ia mengatakan kpd Ishak ketika Ishak bertanya dimana anak domba utk korban bakaran, Abraham menjawab: Allah yg akan menyediakan anak domba utk korban bakaran, Kej. 22:1-8
Yesus, sebelum Ia mati di salib, dan dikuburkan dan bangkita dari antara orang mati, Ia telah mengatakan bahwa Ia akan bangkit. Artinya sebelum pengalaman kebangkitan-Nya secara nyata dialami-Nya dari kematian-Nya, Ia telah terlebih dahulu mengatakannya.
Prinsip yang sama berlaku di dalam kehidupan kristiani kita. Kita harus mengenal sifat-sifat Allah melalui Firman-Nya dan selanjutnya memperkatakannya dan itu akan dinyatakan di dalam kehidupan kita, Kol. 3:16.
III. Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya, menjelaskan Yesus adalah Allah yang Maha tahu.
Yesus mengatakan bahwa Ia akan mati, kemudian bangkit pada hari ketiga pada saat Ia belum mengalami peristiwa tersebut. Menjelaskan bahwa Ia adalah Allah yang maha tahu
Contoh lain: ketika menjelang perjamuan paskah, Luk. 22:7-13; Yesus tahu hati manusia dan hati kita, Yoh. 2:24-25
Karena Yesus adalah Allah yang Maha tahu, marilah kita sungguh2 mengasihi dan beribadah kepada Dia
Karena Yesus Maha tahu, maka Ia tahu dan mengerti segala kebutuhan, permasalahan, keadaan kita, jadi berharaplah kepada Dia.
IV. Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya, menjelaskan bahwa kematian tidak berkuasa atas Yesus, 1 Kor. 15:54
Seperti yang dialami oleh Yesus, juga dialami oleh orang percaya, artinya: orang peraya yang mati di dalam Tuhan Yesus akan mengalami kebangkitan tubuh seperti Kristus.
Ini adalah salah satu pengharapan orang percaya, mereka relah menderita bahkan mati demi pengharapan yang luar biasa ini.
Jika sekarang kita menderita karena iaman kepada Tuhan Yesus, sabarlah pasti Tuhan akan memberikan kekuatan dan kelepasan, dan pada suatu saat ketika kita tetap setia dan meninggal didalam kesetiaan kepada Tuhan Yesus, maka kita akan mengalami kebangkitan tubuh seperti Yesus Kristus.
nice message from our God
BalasHapusGod love me Ampunilah dosaku ya tuhan
BalasHapusTuhan Yesus...terima kasih atas segalanya...semua pasti akan indah pada waktunya...aku percaya akan kasih dan kuasaMU...Engkau tak kan pernah tinggalkannku amin
BalasHapus...telah bangkit sama seperti yang telah mengatakanNya.
BalasHapusYesus Dialah Tuhan yang berkuasa atas kehidupan dan kematian.
Trims ya